
Gemanusantara.com– Polemik ijazah S3 Roy Suryo masih terus bergulir. Meski telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu tampak santai. Alih-alih khawatir, Roy justru menunjukkan ijazah doktor dan transkrip nilainya di hadapan awak media.
“Ijazah siapa yang dilaporkan? Ijazah saya? Bagus-bagus,” kata Roy Suryo usai menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Roy menegaskan ijazah S3 yang diterbitkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sah dan tidak bermasalah. Ia mengaku hanya terlambat mengambil dokumen tersebut sehingga memunculkan berbagai spekulasi.
“Universitas Negeri Jakarta sudah menyerahkan dan tidak ada kesalahan apa pun. Saya hanya baru mengambil ijazah kemarin,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Roy juga memamerkan transkrip nilai kuliahnya. Ia mengaku meraih IPK 3,86 dengan mayoritas nilai A.
“Anda bisa baca berapa IP kumulatif saya, 3,86. Tidak ada nilai lain selain A dan B. B saya hanya dua dibandingkan keseluruhannya A,” ucap Roy.
Polemik ini bermula setelah Ketua Umum Gibranisti sekaligus pendiri kanal YouTube Bang Bill Offside, Taufik Bilfaqih, melaporkan Roy ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
Menurut Taufik, dirinya merasa dirugikan karena pernyataan Roy dalam konferensi pers membuat namanya dicap sebagai pemfitnah, pembohong, hingga penyebar hoaks.
“Jadi kaitannya soal pencemaran nama baik, penghinaan, kehormatan, harga diri saya. Saya enggak terima karena akhirnya saya dinilai sebagai pemfitnah, pembohong, penyebar hoaks,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, persoalan bermula saat melakukan penelusuran mengenai status akademik Roy Suryo di UNJ. Namun, respons Roy dinilai justru menyerangnya secara pribadi sehingga memilih membawa persoalan itu ke ranah hukum.
Kasus tersebut kini masih diproses oleh Polres Metro Jakarta Selatan, sementara polemik mengenai ijazah S3 Roy Suryo terus menjadi perhatian publik. (Nit)