
Gemanusantara.com– RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda boleh bangga. Rumah sakit rujukan terbesar di Kalimantan Timur itu kini memiliki layanan kedokteran nuklir yang tergolong canggih dan masih langka di Kalimantan. Namun di balik kemajuan tersebut, AWS juga menghadapi persoalan yang tak kalah besar: pasien yang terus membludak.
Fakta itu terungkap saat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji melakukan sidak ke AWS, Selasa (23/6/2026).
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Instalasi Kedokteran Nuklir, fasilitas yang menjadi andalan baru AWS dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk kanker. Dengan teknologi tersebut, pasien kini bisa mendapatkan diagnosis dan terapi yang lebih akurat tanpa harus jauh-jauh dirujuk ke luar Kalimantan.
“Hari ini kita berada di Instalasi Kedokteran Nuklir yang sangat luar biasa,” kata Rudy saat meninjau fasilitas tersebut.
Namun, di balik kecanggihan layanan yang dimiliki, AWS ternyata sedang menghadapi tantangan lain. Jumlah pasien yang terus berdatangan membuat kapasitas rumah sakit mulai terasa sesak.
Setiap hari, AWS masih menjadi tujuan utama masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur untuk mendapatkan layanan kesehatan. Akibatnya, kebutuhan penambahan ruang pelayanan dan daya tampung rumah sakit semakin mendesak.
Melihat kondisi itu, Pemprov Kaltim berencana mempercepat operasional Rumah Sakit Pandu Rata agar beban pelayanan di AWS bisa berkurang.
Tak hanya soal kapasitas, Rudy juga menyoroti sejumlah fasilitas rumah sakit yang sudah berusia cukup tua. Beberapa ruang pelayanan dinilai perlu diperbarui agar pasien dan keluarga pasien bisa mendapatkan kenyamanan yang lebih baik selama menjalani perawatan.
Mulai dari ruang perawatan hingga fasilitas pendukung lainnya akan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam program pembenahan bertahap.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Pemprov Kaltim memastikan sektor kesehatan tetap menjadi prioritas. Sebab, secanggih apa pun teknologi yang dimiliki rumah sakit, pelayanan kepada pasien tetap menjadi hal utama yang harus terus ditingkatkan. (Nit)