Kebakaran 20 Hektare di Pelita Jadi Alarm, DPRD Samarinda Minta Pengawasan Wilayah Diperketat

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah

Gemanusantara.com – Kebakaran lahan sekitar 20 hektare di kawasan Pelita menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda di tengah kondisi kemarau. Kejadian tersebut dinilai perlu menjadi peringatan untuk meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan di wilayah lain yang berpotensi mengalami kejadian serupa.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan penanganan kebakaran di kawasan tersebut telah melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan dan masyarakat. Kolaborasi serupa diharapkan terus diperkuat selama musim kering.

“Pemerintah melalui BPBD dan juga masyarakat relawan kemarin terlibat langsung. Semoga harapan kita itu sudah diatasi dan semoga juga di tempat-tempat lain bisa kita jaga,” ujar Helmi, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, kewaspadaan tidak boleh hanya dilakukan setelah kebakaran terjadi. Pemerintah, TNI, DPRD hingga masyarakat perlu bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar titik api dapat dicegah maupun ditangani sebelum meluas.

Peran masyarakat dan relawan menjadi salah satu unsur yang mendapat perhatian. Keterlibatan mereka di lapangan dinilai membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran lahan.

Untuk memperkuat peran tersebut, Helmi membuka kemungkinan dukungan melalui anggaran tanggap darurat. Pengelolaannya akan berada pada perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam penanggulangan bencana.

“Yang jelas memang kalau bicara anggaran itu nanti sifatnya darurat. Nanti ada dinas yang terkait mengurusnya, terutama dari dinas BPBD,” katanya.

Pemkot dan DPRD Samarinda selanjutnya akan melihat kebutuhan di lapangan sebelum menentukan bentuk dukungan yang diperlukan. Helmi menegaskan, “Pemerintah khususnya Pemerintah Samarinda bersama DPR akan kita masuk dalam anggaran tanggap darurat.”

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, pengalaman penanganan kebakaran di kawasan Pelita diharapkan menjadi evaluasi untuk memperkuat pencegahan di wilayah lain. Kesiapsiagaan BPBD, TNI, relawan dan masyarakat menjadi penting agar kebakaran dapat dicegah sejak dini dan tidak berkembang semakin luas. (sal)

Exit mobile version