
Gemanusantara.com– Jessica Mila buka suara soal perjalanan rombongannya ke Pulau Padar dan Pulau Komodo yang dilakukan saat rute pelayaran ke kawasan tersebut sedang ditutup.
Mila menegaskan dirinya bersama keluarga tidak pernah mendapat informasi dari captain kapal mengenai larangan berlayar yang berlaku pada 7-10 Agustus 2026 karena kondisi cuaca.
Dikutip dari CNN, Selasa (11/8), Mila mengatakan urusan rute dan keselamatan selama perjalanan sepenuhnya dipercayakan kepada captain kapal. Apalagi, dalam rombongannya terdapat anak-anak sehingga keselamatan menjadi hal utama.
“Perlu aku luruskan bahwa sejak awal tidak ada pemberitahuan dari captain bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar, dan kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik,” kata Mila melalui Instagram @jscmila, Selasq (11/8/2026).
Ia memastikan tidak akan berangkat jika sejak awal mengetahui adanya larangan tersebut.
“Seandainya kami tahu bahwa ada larangan berlayar karena ada cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil risiko yang bisa membahayakan keluarga kami dengan tetap berangkat, dan pasti kami akan menunda keberangkatan kami,” ujarnya.
Mila juga membantah tudingan bahwa dirinya sudah mengetahui adanya surat edaran larangan berlayar tetapi tetap memaksakan perjalanan.
“Adalah tidak benar dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya seakan-akan kami tetap mengabaikan, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat,” katanya.
Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi pihak kapal agar lebih terbuka menyampaikan informasi kepada penumpang.
“Jadi mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholder, khususnya para captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian berbagai pihak,” kata Mila.
Sebelumnya, KSOP Kelas III Labuan Bajo menegaskan akan menindak kapal yang tetap membawa rombongan Jessica Mila ke Pulau Padar saat rute tersebut ditutup.
“Larangan berlayar telah kami tetapkan demi keselamatan nyawa. Siapa pun yang melanggar, baik kapal wisata biasa maupun kapal yang membawa tokoh publik atau selebritas, tidak ada kecuali. Pelanggaran ini serius dan kami akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stefanus Risdiyanto kepada CNNIndonesia.com, Selasa (11/8/2026).
Penutupan rute menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo berlaku 7-10 Agustus 2026 berdasarkan Maklumat Pelayaran Nomor 02/MP-VIII/2026. Kebijakan itu diambil setelah BMKG memprakirakan angin mencapai 26 knot dari arah tenggara dengan tinggi gelombang hingga 2,6 meter. (Nit)