Banyak yang Belum Tahu, Ternyata 23 Juli Diperingati Empat Momen Penting Ini

Gemanusantara.com– Bagi sebagian orang, 23 Juli mungkin hanya dikenal sebagai Hari Anak Nasional. Padahal, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Tanpa Televisi, Hari Waspada Cacing, hingga World Sjögren’s Day yang diperingati di berbagai negara.

Mengutip dari Detik.com, Hari Anak Nasional (HAN) ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 dan diperingati setiap 23 Juli. Pada 2026, HAN mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” sebagai ajakan untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di Indonesia.

Tak hanya itu, 23 Juli juga menjadi momentum Hari Tanpa Televisi. Peringatan yang digagas sejak 2008 ini mengajak masyarakat sejenak menjauh dari layar televisi dan memanfaatkan waktu untuk aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti membaca, berolahraga, atau berkumpul bersama keluarga.

Di bidang kesehatan, ada Hari Waspada Cacing yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya infeksi cacing, terutama pada anak-anak. Masyarakat diimbau membiasakan hidup bersih, mulai dari mencuci tangan hingga rutin mengonsumsi obat cacing sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Sementara itu, dunia juga memperingati World Sjögren’s Day atau Hari Sjögren Sedunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap sindrom Sjögren, penyakit autoimun yang menyerang kelenjar air mata dan air liur sehingga menyebabkan mata dan mulut kering.

Beragam peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa 23 Juli bukan sekadar Hari Anak Nasional, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, keluarga, dan perlindungan generasi masa depan. (Nit)

Exit mobile version