Spanyol Kembali Duduk di Singgasana Dunia, Luis de la Fuente Ungkap Rahasia di Balik Skuad Juara

Gemanusantara.com– Spanyol kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Kemenangan 1-0 atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB, tak hanya mengantar La Furia Roja mengangkat trofi, tetapi juga menegaskan lahirnya generasi baru yang sukses mengembalikan kejayaan Negeri Matador.

Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit. Spanyol baru mampu memecah kebuntuan pada babak tambahan waktu, meski sejak menit ke-90+3 Argentina harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua.

Di balik keberhasilan itu, pelatih Luis de la Fuente menyebut kekuatan terbesar timnya bukan hanya soal kualitas individu, melainkan kebersamaan yang telah dibangun sejak para pemain masih berusia muda.

“Saya merasa sangat bangga dengan generasi pemain ini, yang telah tumbuh dengan ide permainan ini, membuatnya lebih baik dan memberi kita contoh sebuah kelompok, sebuah keluarga,” ujar De la Fuente, dikutip dari situs resmi FIFA.

Pelatih berusia 65 tahun itu menilai para pemainnya merupakan generasi istimewa yang tidak hanya memiliki kemampuan di atas rata-rata, tetapi juga karakter kuat untuk membawa Spanyol kembali menjadi yang terbaik di dunia.

“Mereka adalah pemain dengan bakat luar biasa. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk menemani mereka dalam perjalanan ini,” katanya.

Meski akhirnya meraih kemenangan melalui babak tambahan, De la Fuente mengaku Spanyol sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk mengakhiri pertandingan dalam waktu normal. Namun, penampilan luar biasa kiper Argentina Emiliano “Dibu” Martinez membuat timnya harus bekerja lebih keras hingga 120 menit.

“Saya pikir pertandingan seharusnya sudah ditentukan lebih awal. Penyelamatan hebat Dibu mencegah kami menang lebih cepat, tetapi ini adalah final Piala Dunia dan, bahkan saat mereka bermain dengan sepuluh pemain di akhir pertandingan, kami harus tetap berjuang,” ucapnya.

Martinez memang menjadi salah satu sosok penting di kubu Argentina. Sepanjang laga, penjaga gawang Aston Villa itu membukukan 10 penyelamatan krusial yang berkali-kali menggagalkan peluang emas para pemain Spanyol.

Gelar Piala Dunia 2026 sekaligus melengkapi pencapaian De la Fuente setelah sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Piala Eropa untuk Spanyol. Karena itu, ia mengaku momen tersebut menjadi salah satu yang paling emosional sepanjang karier kepelatihannya.

“Saya sangat emosional setelah melihat ke belakang. Kami telah memenangkan segalanya, dan itu luar biasa. Mereka adalah generasi pemain sepak bola yang menjadi sumber kebanggaan bagi Spanyol. Bersama-sama, kita lebih kuat,” tutup De la Fuente. (Nit)

Exit mobile version