DPRD Samarinda: Penertiban Pertamini Harus Pertimbangkan Nasib Warga

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan (Foto: Grmanusantara.com)

Gemanusantara.com – Keberadaan Pertamini di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan. Di tengah wacana penertiban penjual BBM eceran, DPRD Samarinda meminta pemerintah tidak hanya fokus pada aturan, tetapi juga memikirkan nasib masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari usaha tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menilai penanganan Pertamini perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu persoalan sosial baru di tengah masyarakat.

“Jangan sampai hanya fokus penertiban, tapi masyarakat yang mencari nafkah dari situ malah kehilangan penghasilan tanpa solusi,” sebutnya, Senin (18/5/2026).

Menurut Adnan, hingga kini keberadaan Pertamini masih banyak ditemui di sejumlah titik karena dianggap memudahkan masyarakat mendapatkan BBM, khususnya di kawasan yang jauh dari SPBU maupun pada malam hari.

Di sisi lain, ia mengakui pemerintah memang perlu melakukan penataan agar distribusi BBM tetap sesuai aturan. Namun, langkah tersebut dinilai harus dibarengi regulasi yang jelas serta pendekatan yang lebih manusiawi.

“Kalau hanya mengandalkan surat edaran tentu kekuatan aturannya masih terbatas. Pemerintah perlu memikirkan regulasi yang lebih kuat sekaligus solusi bagi masyarakat kecil,” tuturnya.

Politisi Golkar itu juga menilai banyak pelaku usaha Pertamini merupakan warga yang mencoba bertahan secara ekonomi di tengah kondisi usaha yang tidak mudah. Karena itu, pemerintah diminta tidak mengambil langkah yang terkesan terburu-buru.

“Kita harus melihat persoalan ini secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi aturan, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (Nit/Adv)

Exit mobile version